Dalam Navigasi, vektor berpengaruh besar
terhadap keberadaan suatu lokasi ditinjau dari tempat yang bergerak (kendaraan
atau lainnya). Teknologi ini disebut Global Positioning System atau GPS. Dimana
sistem ini memberitahukan lokasi di permukaan bumi walaupun tempatnya bergerak.
Sehingga, suatu kendaraan dapat tahu keberadaannya dan dimana lokasi tujuannya.
Karena itu vektor sangat berperan penting dalam Navigasi contohnya vector yang
digunakan untuk Sistem Navigasi Pesawat Terbang. Semua pesawat terbang
dilengkapi dengan sistem navigasi agar pesawat tidak tersesat dalam melakukan
penerbangan. Panel-panel instrument navigasi pada kokpit pesawat memberikan
berbagai informasi untuk sistem navigasi mulai dari informasi tentang arah dan
ketinggian pesawat. Pengecekan terhadap instrument sistem navigasi harus
seteliti dan seketat mungkin. Sebagai contoh kejadian yang menimpa pesawat Adam
Air pada bulan pebruari 2006 sewaktu menjalani penerbangan dari bandara
Soekarno Hatta menuju bandara Hasanudin di Makasar. Ketidaktelitian pihak
otoritas penerbangan yang mengijinkan pesawat Adam Air terbang dengan sistem
navigasi yang tidak berfungsi menyebabkan Pesawat Adam Air berputar-putar di
udara tanpa tahu arah selama tiga jam, sebelum mendarat darurat di
bandara El Tari Nusa Tenggara Timur. Kesalahan akibat tidak berfungsinya
system navigasi adalah kesalahan yang fatal dalam dunia penerbangan. Sanksi
yang diberikan adalah dicabutnya ijin operasi bagi maskapai penerbangan yang
melanggar. Vektor menyatakan arah dan besar suatu besaran. Jurusan tiga
angka, Analisis ruang, Navigasi penerbangan dan pelayaran selalu menggunakan
vektor untuk keperluan itu. Peralatan navigasi membutuhkan perhitungan vektoris
yang sudah dikalibrasikan dengan alat ukur sehingga menghasilkan keluaran
manual atau digital. Keluaran itu dapat dibaca pada pada alat ukur yang menera
besar dan arah secara bersamaan, sehingga bermanfaat bagi orang yang
memantaunya.
Antara penumpang dan pilot dan copilot di ruang kemudi dipisah dengan sekat. Tujuannya agar pilot dapat berkonsentrasi mengemudikan pesawat. Bagaimana pilot mengemudikan pesawat terbang di malam hari. Dengan sistem vektor yang dikalibrasikan dengan komputer navigasi pesawat pilot dapat memantau arah tujuan pendaratan pesawat. Jadi tidak pernah sebuah pesawat nyasar ke lain tempat.
Antara penumpang dan pilot dan copilot di ruang kemudi dipisah dengan sekat. Tujuannya agar pilot dapat berkonsentrasi mengemudikan pesawat. Bagaimana pilot mengemudikan pesawat terbang di malam hari. Dengan sistem vektor yang dikalibrasikan dengan komputer navigasi pesawat pilot dapat memantau arah tujuan pendaratan pesawat. Jadi tidak pernah sebuah pesawat nyasar ke lain tempat.
Sherlyn Liong-34
BagusN=85,lebih dari 100 kata
ReplyDelete